Data dengan asal-usul yang jelas

Data dan integrasi Atlas

Rilis atlas-2026-10-16-copy1 memuat 15.018 profil terbit. Setiap profil mempunyai ID stabil, URL kanonis, konteks entitas, dan rujukan sumber.

Pilih format yang sesuai

  • Feed metadata JSON: schema_version 1, entity_id, entity_type, title, aliases, summary_id (teks ringkasan Indonesia), canonical_url, status, updated_at, source_refs, codes, dan relations.
  • Manifest profil lengkap: schema_version 1, release_id, count, serta daftar berkas bagian (shard). Setiap berkas berisi paling banyak 200 profil, termasuk penjelasan, sumber, dan metadata geografis.
  • Manifest rilis dan checksum: jumlah profil, distribusi jenis/kawasan, serta checksum snapshot editorial.
  • Daftar sumber: ID, URL, versi, cakupan, hak, dan checksum sumber yang tersedia.
  • Indeks nama geografis: 7.342 catatan metadata Natural Earth. Catatan nama dan nama lain tidak dihitung sebagai profil tambahan.

Jaga identitas dan cakupan

Gunakan entity_id atau ID Atlas sebagai kunci. Slug dan judul bukan bukti identitas. Nama serupa dapat merujuk tempat, unit administratif, atau metropolitan yang berbeda. Urutan koordinat JSON adalah bujur lalu lintang dalam WGS84. Sumber titik, batas wilayah, definisi statistik, dan tanggal revisi catatan diperlakukan terpisah.

Kutip versi dan sumber primer

Tautkan halaman kanonis profil serta sumber primer dan versinya. Rujukan source_refs menggunakan ID pada daftar sumber. updated_at pada feed mengikuti tanggal pemeriksaan editorial profil; ia bukan tahun statistik maupun tanggal perubahan semua atribut sumber. Nilai kosong bukan nol.

Hak mengikuti ketentuan setiap sumber. Lisensi data GeoNames atau Natural Earth tidak otomatis menjadi lisensi seluruh narasi Atlas. Akses feed tetap mengikuti pengaturan hosting dan tidak melewati autentikasi.

Batas data

Profil menggunakan pemeriksaan otomatis dan editorial terstruktur, bukan tinjauan ahli per tempat. Tidak tersedia jaminan cakupan lengkap, geometri hukum rinci, maupun statistik kota tanpa periode yang memadai. Baca metodologi dan catatan rilis sebelum menggunakan data.